– Laga yang penuh drama terjadi dalam pertandingan Bali United FC melawan Persik Kediri pada laga pembuka Super League 2025/2026. Tim Serdadu Tridatu hampir kalah di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada hari Minggu (10/8).

Tuanku berhasil menghindari kekalahan berkat gol yang dicetak oleh Boris Kopitovic di akhir pertandingan. Striker asal Montenegro yang juga menjadi pencetak gol terbanyak Liga Singapura musim 2022 itu menciptakan gol pada masa tambahan waktu, tepat di detik-detik terakhir sebelum pertandingan usai. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Jalannya Pertandingan

Bali United FC memulai pertandingan dengan agresif. Ancaman pertama sudah muncul sejak pertandingan berjalan tiga menit saja.

Peluang pertama yang didapat oleh Serdadu Tridatu dimulai dari tendangan sudut Thijmen Goppel. Tendangannya kemudian dilanjutkan dengan sundulan Joao Ferrari, sayangnya masih terlalu lemah sehingga dapat ditangkap oleh kiper Leonardo Navacchio.

Tim tamu tidak tinggal diam. Persik Kediri berusaha membalas ancaman sepuluh menit kemudian melalui Wigi Pratama. Ia melepaskan tendangan di dalam area penalti setelah menerima umpan yang baik dari rekan satu timnya. Namun, eksekusi tersebut berhasil digagalkan oleh tim tuan rumah.

Pada menit ke-23, Bali United kembali memperoleh kesempatan. Goppel kembali menjadi pemicu dengan melakukan tendangan bebas, yang diikuti dengan sundulan Tim Receveur. Namun, lagi-lagi peluang tersebut gagal karena masih melebar sedikit dari tiang gawang Persik.

Gol yang diharapkan oleh Bali United akhirnya tercipta pada menit ke-30. Dimulai dari tendangan sudut Goppel, umpannya tidak dapat diantisipasi secara sempurna oleh kiper Leo Navacchio.

Bola kemudian mendarat tepat di kaki Joao Ferrari, yang segera berusaha mengubahnya menjadi gol. Pemain Bali United FC langsung melakukan perayaan.

Namun gol tersebut dibatalkan setelah wasit melakukan tinjauan VAR. Bali United FC gagal memimpin karena wasit menemukan adanya pelanggaran offside sebelum terjadinya gol. Babak pertama pertandingan berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, baik Bali United maupun Persik tidak mengurangi ritme permainan. Mereka berupaya untuk mencetak gol sekaligus memperoleh keunggulan.

Tim yang dilatih oleh Johnny Jansen memiliki kesempatan emas pada menit ke-62. Irfan Jaya melepaskan tendangan keras, namun sayangnya tidak berbuah gol karena dapat dihalau oleh kiper Persik.

Namun Persik Kediri segera merespons dengan menciptakan kesempatan emas melalui tendangan Ezra Walian. Namun giliran kiper Mike Hauptmeijer yang berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Macan Putih kembali mengancam pada menit ke-69. Kali ini giliran Pedro Matos yang menciptakan kesempatan bagus dengan tendangan keras. Namun, sepakannya justru mengenai tiang gawang.

Ancaman Persik Kediri akhirnya berbuah gol pada menit ke-78. Telmo Castanheira menjadi pencetak gol setelah memanfaatkan umpan dari Ezra Walian melalui tendangan sudut. Macan Putih unggul 1-0 atas tuan rumah.

Bali United FC semakin berani dalam menyerang setelah kebobolan satu gol. Pasukan Tridatu terus-menerus melancarkan serangan demi menyamakan skor melawan Persik.

Akhirnya, Bali United berhasil mencetak gol di menit akhir pertandingan. Tepatnya pada menit ke-90+7 melalui tendangan kepala Boris Kopitovic. Striker asal Montenegro itu mencetak gol setelah memanfaatkan umpan bagus Thijmen Goppel. Pertandingan selesai dengan skor 1-1.