Yeom Hwa (Choo Ja Hyun) adalah seorang peramal jahat dalam drama tersebut.Head Over HeelsIa berkhidmat kepada roh jahat agar bisa memperoleh dewa pelindung yang kuat. Jika roh jahat yang ia hormati menjadi Dewa Jahat, maka ia akan mengabdi kepada dewa tersebut yang akan menjadi dewa pelindungnya.

Tidak peduli benar atau salah. Berbagai metode Yeom Hwa lakukan guna mencapai tujuannya. Sampai-sampai ia melakukan banyak tindakan jahat hanya untuk memiliki Dewa Pelindung yang kuat.

Meskipun telah melakukan kejahatan, tetapi diending Yeom Hwa tidak memperoleh karma yang layak seperti karakter lainnyavillain di drama-drama lainnya. Sebagai villainIa justru memperoleh akhir yang indah. Lalu, apa sesungguhnya yang membuat Yeom Hwa terlepas dari karma diending Head Over Heels?

1. Sampai saat ini, Yeom Hwa telah menerima balasan dari dewa berupa hukuman.

Di akhir episode, Yeom Hwa mungkin tidak memperoleh balasan atas tindakan jahatnya selama ini. Namun, sebenarnya ia telah mendapatkan konsekuensinya sejak awal. Balasan yang bahkan tidak ia sadari sendiri.

Akibat perbuatannya yang jahat, Dewa Pelindungnya meninggalkannya. Selanjutnya, Yeom Hwa dihukum oleh para dewa dengan memasukkan roh bayinya ke dalam peti mati yang selama ini berada di punggungnya. Roh bayi tersebut tetap menyertai dirinya, namun tidak pernah mampu menyentuhnya. Bahkan, Yeom Hwa sendiri tidak menyadari hal itu.

Hal ini sudah menjadi karma yang dialami oleh Yeom Hwa. Karma yang lebih menyakitkan karena datang dari orang yang ia cintai. Karena, orang terdekat yang seharusnya tidak bersalah justru harus menerima hukuman akibat perbuatannya. Hal ini membuatnya merasa bersalah sekaligus sedih.

2. Kematian Jenderal Dongcheon yang menjadi pukulan bagi Yeom Hwa juga merupakan bagian dari hukuman yang ia terima.

Kehilangan seseorang yang sangat dicintai akibat kesalahan yang kita lakukan pasti akan menjadi luka yang sangat menyakitkan. Hal serupa terjadi dengan kematian Jenderal Dongcheon (Kim Mi Kyung) karena menerima kutukan yang seharusnya ditujukan pada Yeom Hwa, yang menjadi pukulan berat bagi perempuan tersebut.

Jenderal Dongcheon, yang juga dikenal sebagai ibu angkatnya, meninggal setelah menjadikan dirinya sebagai jimat untuk melindungi orang lain. Ketika malaikat maut yang ia utus untuk Gyeon U berbalik mengarah kepadanya karena mantra yang diucapkan Bongsu, ia selamat karena ibunya telah menjadi jimatnya. Akibatnya, malaikat maut datang menjemput ibunya, bukan dirinya sendiri.

Kesalahan besar ini pasti menjadi luka yang sangat menyakitkan bagi Yeom Hwa. Seperti halnya ia telah membunuh ibunya sendiri. Karena, bagaimanapun juga, ibu tersebut tetap meninggal akibat tindakannya. Rasa sakit dan rasa bersalah yang dirasakan olehnya juga merupakan bagian dari hukuman yang ia terima, yang harus ia tanggung sepanjang hidupnya.

3. Pada akhirnya Yeom Hwa menyesali perbuatannya dan kembali ke jalur yang benar.

Tindakan yang dilakukan Yeom Hwa memang telah melebihi batas. Banyak tindakan kejahatan yang menyebabkan akibat buruk telah ia lakukan. Namun, meskipun demikian, menjelang akhir ia mulai menyadari kesalahan yang telah ia lakukan dan berubah.

Bahkan, Yeom Hwa bersedia mengorbankan nyawanya demi memperbaiki kesalahannya selama ini. Ia ingin mengganti semua kesalahan dengan nyawanya sendiri. Namun, Park Seong A (Cho Yi Hyun) berhasil menyelamatkannya. Segala masalah yang ia buat akhirnya bisa terselesaikan dan ia tetap bisa hidup hingga akhir.

Meskipun tidak mendapatkan karma diending, tetapi rasa sakit dan penyesalan akan terus menghantui kehidupan Yeom Hwa. Ia tetap tidak akan merasakan ketenangan dalam hidupnya.

Teori mengenai nasib akhir Yeom Hwa di akhir serial Head Over Heels Mengapa Yeom Hwa Menyebut Gyeon Woo Sebagai Roh Baru dalam Head Over Heels?